Barcelona Ke Final

Tujuan hati mau menguber ketertinggalan 0-3 yg di capai Bayern Munich kepada leg mula-mula melawan Barcelona. Justru pasukan Josep Guardiola itu malah mengalami ketertinggalan 1-2 (agregat 1-5) diwaktu leg ke-2 berjalan sewaktu 45 menit perdana di Allianz Ajang, Rabu (13/5/2015).



Neymar da Silva Santos Junior jadi bintang kepada babak mula-mula ini usai menempa dua gol ke gawang Bayern Munich. Sementara Bayern pernah top kepada menit tujuh via gol yg dicetak Medhi Benatia.

Jalannya kompetisi :

Babak mula-mula

Bayern mengupayakan buat mampu membentuk gol langsung demi mengamankan kesempatan mereka lolos ke babak final. Di satu sudut Barca cobalah main-main santai & ke luar dari intensitas tim tuan rumah.

Tetapi terhadap menit empat, Barca memberikan kejutan kepada tim tuan rumah. Dikala Dani Alves memberikan umpan terobosan ke arah Ivan Rakitic. Sayang, sepakan pemain internasional Kroasia itu masihlah menyamping.

Upaya menekan Bayern menghasilkan hasil disaat kontes menginjak umur tujuh menit. Tandukkan Medhi Benatia tidak dapat dihalau Marc Ter Stegen maka mengambil tuan rumah top 1-0 atas Barcelona. Agregat waktu ini 3-1 utk keunggulan Barca.

Usai kebobolan kepada menit ketujuh, Barca cobalah bangkit dgn menciptakan gol ke gawang Bayern Munich. Yaitu Neymar da Silva Santos Junior pelakunya bersama membobol gawang Neuer terhadap menit 14.

Gol Neymar diawali berkat lolosnya Luis Suarez dari jebakan offside. Suarez selanjutnya melepaskan umpan yg disambar dgn baik oleh Neymar. Score beralih jadi 1-1, atau agregat 4-1 untu keunggulan Barca.

Tidak berakhir di situ, Barca berbalik top atas Bayern jadi 2-1. Neymar lagi-lagi menjadi biang keroknya. Skenario gol pula pun sama seperti yg dilakukan Barca kepada gol perdana.

Lolos dari jebakan offside, & Suarez menciptakan sodoran. & Neymar tidak menyia-nyiakan buat membentuk gol ke-2 buat Barca. Agregat 5-1 buat Barca.

Enam menit mendekati kompetisi babak mula-mula mogok, Robert Lewandowski memperoleh kesempatan paling baik utk menyamakan kedudukan. Sayang bola yg telah setengah bidang masuk, dapat diusir Ters Stegen. Momen itu jadi penanda berakhirnya babak mula-mula utk keunggulan Barca 2-1.

Susunan Pemain :

Bayern Munich : 1. Meter. Neuer, 21. P. Lahm, 13. Rafinha, 17. J. Boateng, 5. Meter. Benatia, 31. B. Schweinsteiger, 3. Xabi Alonso, 6. Thiago Alcântara, 18. Juan Bernat, 25. T. Müller, 9. R. Lewandowski

Barcelona : 1. Meter. ter Stegen, 22. Dani Alves, 3. Pique, 18. Jordi Alba, 14. J. Mascherano, 8. Iniesta, 4. I. Rakitić, 5. Busquets, 10. L. Messi, 9. L. Suárez, 11. Neymar

Lewandowski Perkecil Agregat

Lepas turun minum. Phillip Lahm cs mesti memulai laga bersama target yg baru. Merupakan membentuk lima gol ke gawang Ter Stegen. Perihal itu harus dilakukan, karena kepada babak perdana Bayern tertinggal 1-2 atas Barca.


Menit 59, Robert Lewandowski mencoba menghidupkan asa Bayern yg pernah redup waktu sukses membentuk gol keenamnya periode ini di Liga Champions. Pernah mengecoh Javier Mascherano, dirinya hasilnya melepaskan tendangan yg tidak sanggup ditepis Ter Stegen. Score juga jadi 2-2, tetapi Barca konsisten top 5-2 atas tim tuan rumah.

Susunan Pemain :

Bayern Munich : 1. Meter. Neuer, 21. P. Lahm, 13. Rafinha, 17. J. Boateng, 5. Meter. Benatia, 31. B. Schweinsteiger, 3. Xabi Alonso, 6. Thiago Alcântara, 18. Juan Bernat, 25. T. Müller, 9. R. Lewandowski

Barcelona : 1. Meter. ter Stegen, 22. Dani Alves, 3. Pique, 18. Jordi Alba, 14. J. Mascherano, 8. Iniesta, 4. I. Rakitić, 5. Busquets, 10. L. Messi, 9. L. Suárez (Pedro 46’), 11. Neymar

Thiago Susul Guardiola ke Manchester City

Gelandang Bayern Munich, Thiago Alcantara, dikabarkan bakal menyusul Josep ‘Pep’ Guardiola yg dirumorkan serentak bergabung ke Manchester City. Sama Seperti ketahuan, Guardiola mempunyai jalinan baik dgn Thiago ketika membela Bayern ataupun Barcelona. Sebab itu, jikalau Guardiola hengkang ke City, mungkin saja Thiago pula mengikuti jejak pelatihnya.


Seperti diberitakan TZ, Selasa (12/5/2015), kesepakatan mampu berjalan seandainya Guardiola lebih lalu menekan kontrak dgn Manchester Biru. Sekadar berita, dua pekan yg dulu Direktur Olahraga City, Txiki Begiristain, telah laksanakan jumpa bersama Guardiola buat membicarakan lebih lanjut proses kepindahannya.

Guardiola & Thiago benar-benar amat dibutuhkan publik Etihad Stadium periode depan. Guardiola diplot utk menukar Manuel Pellegrini, sementara gelandang keturunan Brasil itu dapat main di pos gelandang serang yg sebentar lagi bakal lowong.

Frank Lampard & Yaya Toure yg kerap isikan posisi itu makin dekat ke pintu ke luar Etihad Stadium. Lampard kembali ke club pemiliknya, ke New York City FC. Sementara Toure gosipnya nyaris tentu gabung Inter Milan.

Saat Ini tinggal ditunggu realisasi transfer yg di inginkan segenap fans City di seluruhnya dunia dapat serentak berjalan. Diinginkan sesudah keduanya bergabung, mereka bisa mempersembahkan trofi yg sampai saat ini belum sempat di capai City, Liga Champions.

Juve Pantas Menjadi Tim Empat Agung Eropa

Juventus sanggup melaju jauh di arena Liga Champions masa ini. Alvaro Morata menilai bahwa 'Si Nyonya Besar' pantas jadi tim papan atas di benua Eropa.

Juve telah menjejak ke babak semifinal Liga Champions 2014/2015. Mereka berpeluang gede melaju ke final dikarenakan telah top agregrat 2-1 atas Real Madrid.



Supaya mampu melaju ke final, Juve tinggal perlu hasil imbang kala melawat ke Santiago Bernabeu, Kamis (14/5/2015) dinihari WIB. Kendati begitu Giorgio Chiellini telah menegaskan bahwa Bianconeri takkan main-main dgn misi menuai hasil seri.

Bagi Juve sendiri, gelar Liga Champions telah lama tidak dimenangi. Terakhir mereka menggapai 'Si Kuping Besar' terhadap masa 1995/1996. Dikala itu, mereka tetap ditangani oleh Marcelo Lippi.

Morata mengabaikan berapa lama Juve telah puasa gelar Liga Champions. Dirinya berujar bahwa tim 'Putih-Hitam' sedang dalam bisnis buat merebut kembali gelar jawara Liga Champions.

"Tak masalah berapa lama sejak Juventus memenangi Liga Champions, saat ini kami bakal mengupayakan buat memenanginya lagi," kata Morata di As.

"Kami patut buat berada di antara empat tim paling baik di Eropa & kami menginginkan di ada dua tim paling atas," tambahnya.

Morata yg tampil menjanjikan dgn Juve periode ini, mengaku telah betah di Turin. Beliau juga belum berpikir utk balik memperkuat El Real. Dgn Juve, Morata telah main-main jumlahnya 42 kali di seluruhnya arena dgn sumbangan 12 gol.

"Saya belum berpikir berkaitan Madrid, aku merasa bahagia di Turin," ucap striker 22 thn itu.

Bayern Miliki Catatan Bagus Soal Membalikkan kondisi

Sebelum bertemu Barcelona di semifinal Liga Champions periode ini, Bayern Munich sekian banyak kali membalikkan kondisi dari posisi tertinggal. Macam Mana kali ini?



Bayern kalah 0-3 terhadap laga di Camp Nou minggu dulu. Bersama begitu, tim besutan Pep Guardiola itu mesti menang setidaknya 4-0 buat mampu lolos ke laga final. Misi tersebut bukanlah misi enteng mengingat pertahanan Barca belakangan sedang kokoh-kokohnya. Dari delapan turnamen terakhir, Barca berhasil menorehkan 7 clean sheet.

Tetapi, Bayern punyai sekian banyak narasi soal membalikkan kondisi. Yg terupdate berjalan di perempatfinal Liga Champions periode ini. Dikala menghadapi FC Porto di Do Dragao, Bayern kalah 1-3. Tapi, terhadap jumpa berikutnya di Allianz Ajang, Bayern melumat Porto 6-1 & lolos ke semifinal dgn agregat 7-4.

Dalam catatan UEFA, Bayern telah tidak jarang membalikkan kondisi di fase gugur kontes Eropa. Telah 10 kali mereka kalah di leg perdana, dulu menang di leg ke-2 & lolos ke fase berikutnya. Laga melawan Porto ialah mula-mula kalinya Die Roten membalikkan kondisi dari posisi tertinggal bersama defisit dua gol atau lebih.

"Kami senantiasa membidik kemenangan, apabila sanggup tidak dengan kebobolan pula," ucap kapten Bayern, Philipp Lahm, di web resmi Bundesliga.

UEFA serta mencatat bahwa Bayern sempat kalah 0-3 di leg mula-mula, dulu menang di leg ke-2 namun tidak berhasil lolos ke fase berikutnya. Ini berlangsung disaat mereka menghadapi Valencia di Piala UEFA 1996/1997. Waktu itu, Bayern kalah 0-3 di leg perdana & menang 1-0 di leg ke-2 --sehingga tidak berhasil lolos dikarenakan kalah agregat.

"Kami mesti menemukan komposisi yg tepat antara solid di belakang & serta mencari peluang utk membentuk gol," kata Lahm.

Kroos-Benzema Telah Berlatih, Ada Bisa Jadi Main-main Melawan Juventus

Real Madrid mendapati informasi bagus mendekati jumpa melawan Juventus. Dua pemain penting mereka, Toni Kroos & Karim Benzema, telah berlatih & diperkirakan sanggup main.

Kroos meraih cedera diwaktu Madrid main-main imbang 2-2 melawan Valencia akhir minggu dulu. Tetapi, gelandang asal Jerman itu berikan info bahwa cederanya tidaklah parah.



"Terima kasih atas dukungan kalian seluruh! Aku baru saja melintasi sensor. Jangan Sampai khawatir. Silakan konsentrasi di laga hri Rabu," kicau Kroos di akun Twitter pribadinya, Senin (11/5) tempo hari.

Sementara itu, Benzema telah absen sejak pertengahan April akibat cedera ligamen lutut. Tidak Dengan kehadirannya, Madrid minim stok ujung tombak murni. Kepada laga melawan Juventus minggu dulu, Madrid mengawali laga tidak dengan penyerang murni --sampai selanjutnya Javier Hernandez dimainkan di babak ke-2.

Mendekati jumpa melawan Juventus di leg II, Rabu (13/5) atau Kamis (14/5) dinihari WIB, ke-2 pemain tersebut diperkirakan mampu main. Sepert dilansir oleh AS, Kroos ataupun Benzema telah tampak berlatih dalam sesi yg berjalan Selasa ini.

Dalam sesi latihan tersebut, pelatih Carlo Ancelotti serta ikut menggandeng gelandang jejaka asal Norwegia, Martin Odegaard.

Madrid kalah 1-2 dalam laga di Juventus Stadium minggu dulu. Kemenangan 1-0 telah lumayan utk mengantarkan raksasa asal Spanyol tersebut utk lolos ke final.