Transfer Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United Hampir Tidak berhasil

Proses transfer Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United hampir tidak berhasil pada Jumat (28/6/2019). Seperti dikutip The Sun, club Wan-Bissaka, Crystal Palace, minta klausul penambahan pada MU.

Pemain 21 tahun itu adalah satu antara pemain buruan The Red Devils pada bursa transfer musim panas tahun ini. Wan-Bissaka diinginkan bisa menguatkan bagian kanan pertahanan Manchester United.

Sesudah negosiasi yang lumayan panjang, MU pada akhirnya bersedia terima harga yang diputuskan Crystal Palace. Manajemen Setan Merah bersedia membayar 50 juta poundsterling (Rp 896 miliar) untuk beli Wan-Bissaka.

Aaron Wan-Bissaka


Nilai transfer itu dibayarkan Manchester United dengan periodik. The Red Devils akan keluarkan 45 juta poundsterling di muka, plus 5 juta poundsterling berbentuk bonus berdasar jumlahnya tampilan.

Bek asal Inggris itu sudah menyelesaikan tes medis bersama dengan Manchester United pada Kamis (27/6/2019) sore waktu ditempat. Ia juga dikatakan selamat tes medis serta akan selekasnya dipublikasikan jadi pemain MU.

Tetapi terakhir, Crystal Palace minta klausul penambahan pada Manchester United. Manajemen Palace minta 10 %, bila nanti MU jual Wan-Bissaka ke club lain.

Tim Setan Merah awalannya malas penuhi klausul itu. Mengakibatkan, proses transfer Wan-Bissaka terancam gagal. Tetapi terakhir, Manchester United mengalah serta bersedia penuhi keinginan Crystal Palace.

Dikontrak Enam Musim


MU belum menginformasikan dengan sah kepindahnya Aaron Wan-Bissaka. Namun, beberapa photo tersebar di publik yang menunjukkan Wan-Bissaka sedang tanda-tangani kontrak bersama dengan Manchester United.

Si pemain disebut setuju tanda-tangani kontrak sampai enam musim di MU. Ia pilih nomer punggung 29 yang awalnya sudah pernah digunakan Wilfried Zaha waktu mengenakan seragam Setan Merah

Tingkah laku De Ligt di Bursa Transfer Membuat Kesal Bekas Pemain Prancis

Bekas bintang tim nasional Prancis, Christophe Duggary, mencela perilaku Matthijs de Ligt pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Matthijs de Ligt jadi pemain yang ramai dibicarakan pada bursa transfer musim panas 2019.

Barcelona, Juventus, Real Madrid, Liverpool, Manchester United, serta Paris Saint-Germain jadi yang ikhlas antre untuk memperoleh tanda-tangan De Ligt.

Sekarang ini, Juventus memang lebih diunggulkan daripada Paris Saint-Germain untuk selekasnya memperoleh layanan Matthijs De Ligt.

Matthijs de Ligt


Ajax Amsterdam diberitakan telah terima penawaran 70 juta euro (Rp1,12 triliun) dari Juventus.

Tetapi usaha itu tengah dihindari oleh Paris Saint-Germain belakangan ini.

Masalah malah ada saat faksi De Ligt minta klausul pelepasan dalam kontrak yang akan diberi PSG.

Berita itu rupanya membuat bekas pemain tim nasional Prancis yang sudah pernah bermain untuk AC Milan serta Marseille, Christophe Duggary, geram.

"De Ligt belum mulai bermain tapi telah berpikir untuk keluar adanya klausul launching," kata Duggary dikutip BolaSport.com dari Sport.

"Apa yang berada di pikirannya? Ia baru berusia 19 tahun serta ia telah mengulas 12,13,14,15, atau 20 juta euro per tahun.

"Untuk apa? Anda kemungkinan memperoleh satu mobil penambahan dengan apartemen seluas 50 m persegi serta mendapatkan perahu 10 m lebih panjang," sebut Duggary.

"Direktur olahraga Ajax Amsterdam mempunyai daftar dengan Barcelona, PSG, serta Juventus. Jelas direkturnya pilih Barcelona.

"Tetapi De Ligt putuskan pilih pandangan yang berlainan. Hal tersebut murni kebutuhan ekonomi semata-mata.

"Apa itu yang ingin Anda harap? Itu membuat saya ingin muntah.

"De Ligt memang mengagumkan tapi dengan mental semacam itu ia tidak tahan lama, mustahil," tutup Duggary.